You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jaktim Tinjau Lahan Urban Farming di Kawasan Industri Pulo Gadung
photo Nurito - Beritajakarta.id

Lahan Tidur Milik PT JIEP Segera Digunakan untuk Urban Farming

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kota Jakarta Timur, Fauzi didampingi Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP), Taufik Yulianto melakukan peninjauan lahan tidur milik PT Jakarta Industrial Estate Pulo Gadung (JIEP) yang akan dioptimalkan untuk pengembangan urban farming.

"Menjaga ketahanan dan kemandirian pangan ini sangat penting"

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan peninjauan ke rumah kompos seluas kurang lebih 1,5 hektare yang juga sudah menerapkan pengolahan sampah hingga budi daya Maggot. 

Fauzi mengatakan, peninjauan dilakukan untuk melihat lahan yang akan dijadikan lokasi urban farming. Terlebih, di Kawasan Industri Pulo Gadung ini sudah mampu menghasilkan kompos yang dapat digunakan menjadi pupuk tanaman.

Sudin KPKP Jaktim Mulai Periksa Hewan Kurban

"Ini proses pembelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Tempat pengolahan sampah juga sangat baik dan profesional," ujarnya, Selasa (30/5). 

Fauzi menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur akan kolaborasi dengan PT JIEP dalam pengembangan lahan yang ada, salah satunya pengembangan pertanian perkotaan.

"Kawasan Industri Pulo Gadung ini bukan hanya tempat kerja, namun juga bisa menjadi destinasi hingga ruang interaksi karena disiapkan tempat melepaskan lelah berupa area penghijauan, ruang interaktif, dan urban farming," terangnya.

Direktur Utama PT JIEP, Satrio Witjaksono menjelaskan, akan merapikan terlebih dahulu lahan yang ada menjadi lokasi urban farming dan taman bersama.

"Tahun ini akan kita lakukan pembuatan urban farming dan tahun depan bisa lebih dimaksimalkan lagi," tegasnya.

Menurutnya, program urban farming ini akan terus digencarkan. Sehingga, lahan yang tidak bisa dijadikan sebagai tempat industri atau pergudangan bisa lebih memberikan manfaat.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto mengaku siap berkolaborasi dan memberikan pendampingan untuk merealisasikan urban farming di Kawasan Industri Pulo Gadung.

"Kami masih menunggu kepastian lahan yang bisa digunakan. Nantinya, untuk pengelolaan lahan bisa dilakukan dengan melibatkan karyawan PT JIEP dan warga setempat," ungkapnya.

Taufik mengapresiasi rencana kolaborasi bersama PT JIEP dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di Jakarta. Terlebih, saat ini komoditas pangan masih banyak dipasok dari luar Jakarta.

"Upaya menjaga ketahanan dan kemandirian pangan ini sangat penting. Termasuk, kaitannya dengan pemanfaatan lahan dan pemberdayaan masyarakat melalui aktivitas urban farming untuk menjaga ketahanan pangan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye8696 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6613 personNurito
  3. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye2421 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1578 personFolmer
  5. Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

    access_time09-10-2026 remove_red_eye1316 personAldi Geri Lumban Tobing